Berita

Home » Berita » Peringati Peristiwa G30s/PKI HMPS PSJ Adakan Talkshow

IMG-20230930-WA0174

Peringati Peristiwa G30s/PKI HMPS PSJ Adakan Talkshow

Sejarah Fkip Ubn-Banda: Himpunan Mahasiwa Program Studi Pendidikan Sejarah (PSJ) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Banda Naira (UBN), menyelengarakan kegiatan memperingati peristiwa pemberontakan Gerakan Tiga Puluh September Garis Miring Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI) di Gedung Societeit Harmonie, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (30/9/2023).

Kegiatan yang mengusung Tema “ Sejarah Kelam Pemberontakan G3O S/PKI.” Ini disisi dengan acara Talkshow yang menghadirkan narasumber Samaon Bansur (saksi sejarah penangkapan orang PKI di Banda) dan Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah Kasman Renyaan, S.Pd., M.Pd.

Wakil Rektor I Bidang Akdemik UBN Budiono Senen, S,Pi., M.Si, dalam sambutanya saat membuka kegiatan ini mengatakan, momentum ini sangat penting diselengarakan agar generasi muda tidak melupakan sejarah kelam yang menyebabkan gugurnya 7 Pahlawan Revolusi tahun 1965.

“Komunisme sangat berbahanya bagi keutuhan bangsa dan negara Indonesia. Karena itu, tugas generasi mudah untuk mencegah bahaya laten komunis dan mencegah ideologi-ideologi lain yang bertentangan dengan Pancasila.” Ungkapnya.

Terpisah, dalam pemaparannya Samaon Bansur mengatakan komunis merupakan idelogi yang sangat berbahaya bagi bangsa Indonesia. Ia menginformasikan bahwa paca peristiwa pemberontakan PKI 1965, seluruh antek-antek PKI ditangkap terasuk beberapa orang PKI yang di tangkap di Pulau Hatta Banda Naira, Ungkapnya saat menjawab salah satu pertanyaan siswa dari MA Sairun Pulau Rhun, yang menanyakan kondisi di Banda Naira pasca peristiwa G30S/PKI.

Lain halnya Kasman Renyaan, mengingatkan bahwa peristiwa 30 September 1965 menjadi pembelajaran sejarah yang sangat berharga bagi generasi bangsa saat ini untuk terus menguatkan ideologi pancasila, termasuk melawan hoax demi menjaga keutuhan bangsa dan negara Indonesia.

“Peristiwa G30s itu juga bermula dari penyebaran isu-isu yang tidak benar, misalnya adanya informasi bohong tentang kudeta dari Dewan Jenderal kepada pemerintahan Sokarno.” Ungkanya.

Turut hadir dalam kegiatan ini adalah perwakilan dari Pemerintah Kecamatan Banda (Sekcam), Danpos TNI Angkatan Laut, Danramil, guru-guru dan siswa SMP, SMA, MA se-Kecamatan Banda, Dekan FKIP UBN para dosen serta mahasiswa dari lintas program studi dilingkungan UBN.

Posted in