Tiga Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Banda Naira (UBN) bersama Komunitas Teater Senja menggelar talkshow memperingati Gerakan 30 September (G30S).
Kegiatan bertajuk “Lupa atau di Nina Bobokan? Menebus Memori Kolektif di Era Serba Konten” itu berlangsung di Gedung OK Makatita, UBN, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Rabu (30/9/2026).
Tiga organisasi mahasiswa yang terlibat ialah Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah (HMPS PSJ), HMPS Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI), dan HIMAPRODI Pendidikan Matematika.
Acara dibuka Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama dan Alumni UBN, Mohammad Mifta Saban, S.Pd., M.Pd. Ia mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari peran mahasiswa dalam membangun kesadaran sejarah.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat mengambil peran dalam menghadirkan kesadaran sejarah sesuai dengan tema yang diusung,” kata Mifta.
Talkshow menghadirkan perwakilan Koramil Kecamatan Banda serta dosen Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP UBN.
Kasman Renyaan, S.Pd., M.Pd., Varis Vadly Sanduan, M.Si., dan Rusdan Latora, M.Fil.I., membahas G30S dari perspektif sejarah, kesadaran sejarah, serta nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan kebangsaan.
Pembahasan turut mengulas sejarah komunisme dan Partai Komunis Indonesia (PKI), serta peristiwa G30S dan kaitannya dengan PKI dalam historiografi Indonesia.

Selain diskusi, kegiatan diisi pertunjukan teatrikal oleh Komunitas Teater Senja bersama mahasiswa dari tiga program studi FKIP UBN.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama peserta. Kegiatan tersebut turut dihadiri siswa perwakilan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Maluku Tengah.
Posted in Berita