SEJARANnews, Banda: Tiga mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah (PSJ), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Banda Naira (UBN), dinyatakan lulus sarjana melalui ujian akhir (ujian tutup) berbasis publikasi artikel ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi Science and Technology Index (SINTA).
Ujian akhir itu dilaksanakan di Ruang Ujian Sarjana, Gedung Rektorat UBN lantai II, Rabu (28/1/2026) pagi.
Mahasiswa atas nama Walati Kaisan mengangkat artikel berjudul “Perspektif Masyarakat Maluku terhadap Museum Siwalima sebagai Wisata Edukasi Pasca Konflik Maluku 1999”. Artikel tersebut telah diterbitkan pada Jurnal Paris Langkis yang terakreditasi SINTA 6. Walati dibimbing oleh Rahma Temarwut, S.Pd., M.Pd. dan Najira Amsi, S.Pd., M.Si. Adapun penguji terdiri atas Kasman Renyaan, S.Pd., M.Pd. dan Varis Sanduan, M.Si.

Mahasiswa kedua, Nirfat Jaman, menulis artikel berjudul “Peran Museum Siwalima dalam Melestarikan Identitas Sejarah dan Budaya Maluku” yang terbit pada jurnal terakreditasi SINTA 6. Ia dibimbing oleh Rahma Temarwut, S.Pd., M.Pd. dan Najira Amsi, S.Pd., M.Si., serta diuji oleh Kasman Renyaan, S.Pd., M.Pd. dan Winto La Tani, S.Pd., M.Pd.
Sementara itu, mahasiswa ketiga Jamila La Satu mengangkat artikel berjudul “Perkembangan Agrowisata Pala di Kecamatan Kepulauan Banda Tahun 2005–2024”. Artikel tersebut telah diterima (accepted) dan dipublikasikan pada ARRUS: Journal of Social Sciences and Humanities yang terindeks SINTA 5. Jamila dibimbing oleh Najira Amsi, M.Si. dan Rahma Temarwut, S.Pd., M.Pd., serta diuji oleh Kasman Renyaan, S.Pd., M.Pd. dan Rusdan La Tora, S.Pd., M.Pd.

Mahasiswa, Nirfat Jaman dan Walati Kaisan, merupakan peserta Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang melaksanakan magang di Museum Siwalima Ambon pada periode September–Desember 2024. Program tersebut menghasilkan luaran berupa laporan kegiatan dan artikel ilmiah yang kemudian digunakan sebagai dasar pelaksanaan ujian akhir non-skripsi.
Model ujian non-skripsi berbasis publikasi ilmiah ini telah diterapkan oleh Program Studi Pendidikan Sejarah (PSJ) FKIP UBN sejak 2023 sebagai bagian dari implementasi kebijakan MBKM. Setelah dinyatakan lulus dalam ujian sarjana, ketiga mahasiswa tersebut kemudian diyudisium oleh Dekan FKIP UBN, Kasman Renyaan, dan resmi menyandang gelar sarjana. *